Riding, kesenangan, dan motor sejuta umat

Bagi saya mengendarai motor ialah kesenangan tersendiri, syukur alhamdulillah,  4 tahun yang lalu, di umur yang baru genap 17 tahun yang lalu saya mendapatkan motor pertama saya. dia adalah suprax 125 pgm FI lansiran tahun 2008.

motor itu bukan lah hadiah ulang tahun saya, walaupun di beli di bulan yang sama persis dengan bulan saya lahir. keadaan keluarga saya saat itu seperti memang mengharuskan setidaknya ada satu kendaran yang bisa dibawa kemana saja ( waktu itu cuman ada satu mobil kijang yang lama, bentuknya masih kotak-kotak:D)

awalnya saya sangat kesengsem dengan the 6 speed ayagonya suzuki, sehingga saya langsung menyarankan ke orang tua buat meminang itu motor, sayangnya adik saya tidak menyukai motor itu, alasannya.???, terlalu kencang menurut beliau saudara-saudara😀.Image

walaupun begitu karena saya yang lebih tua sehingga lebih didengarkan (hhe) akhirnya datang juga ke showroomnya suzuki. dan jeng..jeng…ternyata showroomnya udah tutuuuuuup -__-.

ya udahlah karena waktu itu saya juga ga terlalu mengerti dengan motor teringat ada sebuah iklan yang keren banget yaitu sonic basic engine dengan model yang nyeleneh, tapi diiklannya keren abiss. pas udah di lihat aslinya walah, boleh juga nih, sayang ga dapat restu dari orang tua, alasanya karena ga ada tempat buat naro barang kalo ntar nemenin beliau ke pasar😀.

Image

pandang ke kiri trus ke kanan atas dan bawah akhirnya liat supra x warna hitam yang waktu umur saya cakep banget, ya udah dipilih deh itu. nanya-nanya sebentar ama mbak2nya akhirnya di ketahui ada sebuah varian tertinggi dari supra x, yaitu PGM-FI.Image

karena dengan segala kelebihannya dipinang lah motor ini (horeeeeeeeeeeeeeeee)

ini motor tangguh banget, dalam masa 4 tahun pemakaian udah menempuh jarak 75000 KM, suka duka, panas hujan, macet banjir semua udah dilalui. Alhamdulillah tidak pernah mogok ataupun rewel.

cerita yang paling menyedihkan dari motor ini ialah sudah terlalu banyak mengalami kecelakaan😦.

terhitung sudah lebih dari 4 kali saya menjatuhkan motor ini. udah banyak bekas lecet sana sini. tapi tetap masih bisa memenuhi keinginan saya untuk kesana kesini tanpa ngambek ataupun rewel sekali saja.

aaah,top speed. karena saya termasuk orang yang kurus (170cm-50 kg)  kecepatan tertinggi yang pernah saya dapatkan ialah 130 km/jam on speedo,kalau di gps mungkin cuma 110 kmph, hha. itu udah dijalan sepi yang panjang plus gaya riding nunduk ekstrim (jangan di coba gan). dapat kecepatan segitu dari kondisi motor yang standar ting-ting tapi baru aja servis plus kondisi oli yang bisa dibilang masih baru.

akhir kata thx to suprie udah membawa kesenangan tersendiri, jikalau engkau nanti berada satu garasi dengan desmodromic spesies (ngarep) kamu dan jasamu tetap takkan terlupakan😉

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Riding, kesenangan, dan motor sejuta umat

  1. Gogo says:

    mantab bro.. klo bs jgn dijual neh.. bersejarah.
    ad pepatah, gak pernah jatuh dr motor blm disbut biker..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s