My bike and it’s world

Assalamualaikum,

Ok dengan masih menyisakan sedikit rasa sesal dihati karena kemarin nulis artikal tapi kelupaan save di word, dan juga secara ajaib waktu dipublish tiba-tiba hilang kali ini saya bakalan nyoba nulis lagi. Kemarin saya sebenernya nulis tentang kemunculuan teralis Honda dan si generasi 2.0 vixionnya Yamaha. Karena kebetulan udah pasti banyak yang bahasa, ganti topic aja deh.

Ok sekarang saya ingin membahas sedikit tentang motor. Dijaman sekarang ini rasanya dunia otomotif berkembang sangat kuat, bisa dibilang nih hampir semua rumah punya motor, khususnya roda 2. Bagi para pemuda dan pelajar motor bisa dipakai buat ngapel kesekolah/ngampus, kalo om-om buat nyari kerja, buat bapak-bapak untuk nganter anak bininya. Nah dari situ udah keliatan kan kalo motor ialah tulang punggung bergeraknya aktifitas dizaman serba dekat ini (jarak doing tambah deket, pacar dan duit mah terasa jauuuuh :D).

Pintarnya ATPM memberikan bujuk rayu turut berperan serta dalam meledaknya penjualan motor diindonesia raya ini. Monggo bisa dilihat dalam situs ini bagaimana pesatnya pertumbuhan kendaraan bermotor http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&daftar=1&id_subyek=17&notab=12.

Ditahun 2010 ada 61 juta motor yang beredar, kalo kita lihat 4-5 tahun sebelumnya maka terjadi kenaikan jumlah motor kurang lebih 10 juta unit setiap tahun. Kalo begitu tahun 2012 maka jumlah motor yang beredar  “baru” 81 juta. Kenapa saya bilang angka 81 juta cuman sekedar “baru”.?

Well sekarang jumlah rakyat Indonesia 260 juta koma sekian-sekian. Nah persentase jumlah motor dengan rakyat Indonesia hitungan kasarnya baru cuman 31%. Ga nyampe setengah rakyat Indonesia yang punya motor brosis (Alhamdulillah kalo anda sudah punya motor). Tapi itu hitungan kasarnya ya, kan ga semua yang 260 juta itu yang dalam keadaan bereproduksi produktif.

Lha kalo memang ga sampe setengah rakyat Indonesia yang punya motor kenapa kok keliatan macet sembrawut kayak gini. Hmm, kemungkinan besar itu karena jumlah kendaraan terlalu terpusat pada suatu daerah. Coba kalo semua rakyat Indonesia di sebar rata ke seluruh wilayah Indonesia, wah setiap orang bisa bikin rumah ukuran 7×7 meter. Perorang loh bukan per keluarga.😀

Sekarang ga usah terlalu muluk deh, dengan dibangunnya infrastruktur jalan yang lebih bagus (pajak kan dibayar tiap tahun) besar kemungkinan motor-motor baru akan terus berdatangan. Kita sebagai konsumen bisa mendapatkan sisi positf dan juga negative dari hal itu. Yah kalo merasa udah perlu motor beli, kalo belum mampu silahkan semedi , eh silahkan berusaha lagi:D. jadilah konsumen cerdas jangan asal beli tapi lebih banyak di kandangin daripada dipake (:ngelirik moge yang jarang dipakai: ). Bersyukur kalo udah mampu punya motor baik moge maupun mocil. Rajin-rajin lah belajar wahai anak muda, jangan lupa menggosok gigi sebelum tidur, LOH.?

Well semoga tulisan kecil saya ini dapat bermanfaat terutama bagi diri sendiri, wassalam.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s